JAKARTA - Perilaku belanja online di Indonesia diperkirakan mengalami perubahan besar pada 2026.
Berbeda dengan sebelumnya, di mana diskon menjadi faktor utama, kini konsumen semakin mengutamakan kualitas produk, keaslian, serta tingkat kepercayaan terhadap platform eCommerce. Hal ini menunjukkan adanya perubahan orientasi konsumen yang semakin matang dalam mengambil keputusan belanja.
Carlos Barrera, CEO Lazada Indonesia, menjelaskan bahwa pasar eCommerce Indonesia kini berada dalam fase yang lebih dewasa. Menurutnya, perubahan ini ditandai dengan pergeseran fokus pada upaya membangun kepercayaan konsumen.
Dalam hal ini, eCommerce tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat transaksi, tetapi telah berkembang menjadi infrastruktur penting bagi pertumbuhan brand dan konsumen.
Kepercayaan Menjadi Pendorong Utama Belanja Online
Carlos Barrera juga menegaskan bahwa kepercayaan konsumen kini menjadi pendorong utama dalam aktivitas belanja online.
Konsumen Indonesia semakin mengutamakan kualitas produk yang dibeli dan lebih memilih untuk berbelanja dalam jumlah yang lebih besar apabila kepercayaan terhadap produk dan platform sudah terbangun dengan baik. Hal ini juga membuat mereka cenderung membeli produk bernilai tinggi, yang sebelumnya mungkin kurang diminati.
Sejalan dengan perubahan ini, eCommerce bertransformasi menjadi lebih dari sekadar tempat untuk bertransaksi. Kini, eCommerce juga berperan sebagai media pertumbuhan bagi berbagai brand dan konsumen.
Konsumen lebih cenderung berbelanja untuk meningkatkan kualitas hidup, dengan fokus pada produk yang memberikan nilai lebih, daripada hanya mencari harga yang murah.
Perubahan dalam Perilaku Konsumen di Kalangan Generasi Muda
Pergeseran perilaku belanja ini sangat kuat di kalangan keluarga muda dan konsumen aspirasional. Mereka memanfaatkan platform eCommerce untuk membeli produk bernilai tinggi, seperti peralatan rumah tangga, elektronik, hingga produk kesehatan.
Hal ini menunjukkan bahwa konsumen kini tidak hanya berfokus pada harga murah, tetapi juga mengutamakan kualitas produk dan pengalaman berbelanja yang aman.
Laporan Cube Asia 2025 mencatat bahwa sekitar 80% konsumen Indonesia lebih memilih berbelanja di online mall yang menawarkan jaminan kualitas.
Konsumen lebih memilih platform eCommerce yang memberikan kepastian bahwa produk yang mereka beli adalah asli dan berkualitas. Dalam hal ini, peran platform eCommerce dalam menjaga kepercayaan konsumen menjadi sangat penting.
Membangun Kepercayaan melalui Infrastruktur dan Sistem yang Lebih Kuat
Carlos Barrera menekankan bahwa eCommerce harus melangkah lebih jauh dari sekadar menyediakan official store atau toko resmi.
Untuk mempertahankan dan meningkatkan kepercayaan konsumen, platform eCommerce perlu membangun sistem dan tata kelola yang lebih kuat. Selain itu, perlindungan bagi seluruh ekosistem eCommerce juga menjadi hal yang tidak kalah penting.
Kepercayaan yang terbangun dengan baik akan mendorong konsumen untuk berbelanja lebih banyak, terutama untuk produk-produk bernilai tinggi.
Untuk itu, platform eCommerce harus mampu menyediakan perlindungan yang maksimal bagi para konsumen dan menjaga integritas sistem yang mereka bangun. Ini akan memastikan bahwa konsumen merasa aman dalam setiap transaksi yang mereka lakukan.
Konsumen Memilih Produk yang Meningkatkan Kualitas Hidup
Perubahan orientasi belanja konsumen Indonesia juga terlihat dalam permintaan produk-produk yang berfokus pada life-upgrade. Konsumen kini semakin tertarik untuk membeli produk yang dapat meningkatkan kualitas hidup mereka, seperti elektronik, furnitur, otomotif, dan produk kesehatan.
Hal ini membuka peluang baru bagi brand untuk menghadirkan produk-produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi konsumen.
Konsep premiumisasi berbasis nilai juga semakin populer. Konsumen kini lebih bersedia untuk berinvestasi pada produk yang kualitasnya langsung berdampak pada pengalaman penggunaan mereka. Hal ini mencerminkan kesadaran konsumen yang semakin tinggi terhadap pentingnya kualitas dan keberlanjutan produk yang mereka beli.
Peran Kreator Konten dalam Dunia eCommerce
Selain faktor kualitas dan kepercayaan, peran kreator konten dalam dunia eCommerce juga semakin besar. Kreator konten, khususnya afiliator, menjadi mitra penting dalam menghubungkan brand dengan konsumen. Mereka memainkan peran strategis dalam mempengaruhi keputusan belanja konsumen melalui berbagai platform digital.
Lazada sendiri menyadari pentingnya peran kreator konten dalam ekosistem eCommerce. Oleh karena itu, perusahaan mengalokasikan investasi tahunan sebesar 100 juta dolar AS untuk program Lazada Affiliate. Program ini bertujuan untuk memberdayakan kreator sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan eCommerce di Indonesia.
Meningkatkan Loyalitas Konsumen melalui Program Keanggotaan
Untuk mempertahankan loyalitas konsumen jangka panjang, program keanggotaan atau membership semakin menjadi strategi penting bagi platform eCommerce.
Program ini memberikan manfaat tambahan kepada konsumen setia, seperti diskon khusus, akses prioritas ke produk baru, atau bahkan poin yang dapat ditukarkan dengan berbagai hadiah.
Dengan adanya program ini, konsumen lebih cenderung untuk berbelanja kembali dan memperkuat hubungan dengan platform eCommerce.
Kepercayaan yang terbangun melalui program keanggotaan ini juga berperan penting dalam meningkatkan nilai belanja konsumen. Konsumen yang merasa dihargai melalui berbagai manfaat tambahan akan merasa lebih loyal dan terus kembali berbelanja di platform yang sama.
Transformasi eCommerce Menuju Kualitas dan Kepercayaan
Carlos Barrera menegaskan bahwa masa depan eCommerce Indonesia tidak hanya terfokus pada volume transaksi semata, tetapi juga pada dampak nyata terhadap kualitas hidup konsumen. Kepercayaan dan kualitas produk adalah dua faktor utama yang akan menentukan arah pertumbuhan industri eCommerce di masa depan.
Platform yang mampu menawarkan produk berkualitas, serta menjaga kepercayaan konsumen, adalah yang akan terus tumbuh dan berkembang.
Dengan adanya perubahan orientasi belanja ini, eCommerce Indonesia memasuki fase yang lebih matang. Para pelaku industri eCommerce harus terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan dan ekspektasi konsumen yang semakin tinggi. Kepercayaan dan kualitas produk akan menjadi kunci bagi keberhasilan mereka di masa depan.