Jajanan Pasar Bebas Gluten

Rekomendasi 12 Jajanan Pasar Bebas Gluten yang Lezat dan Menyehatkan

Rekomendasi 12 Jajanan Pasar Bebas Gluten yang Lezat dan Menyehatkan
Rekomendasi 12 Jajanan Pasar Bebas Gluten yang Lezat dan Menyehatkan

JAKARTA - Bagi sebagian orang, menjalani diet bebas gluten bisa terasa membatasi, apalagi di tengah gempuran makanan modern yang mengandung gluten. 

Padahal, untuk menjaga pola makan bebas gluten, tak perlu jauh-jauh membeli produk impor yang mahal. Banyak jajanan pasar tradisional Indonesia yang secara alami bebas gluten dan tetap menggugah selera. 

Dengan bahan-bahan lokal seperti singkong, ketan, sagu, dan beras, jajanan pasar ini bukan hanya lezat, tetapi juga menyehatkan karena kaya serat dan lebih mudah dicerna.

Beragam jajanan pasar Indonesia mengusung bahan dasar yang aman bagi penderita penyakit celiac atau intoleransi gluten. Keunikan jajanan pasar tradisional yang berbahan dasar lokal menjadi alternatif yang lebih terjangkau dan tetap menyenangkan. 

Beberapa jajanan yang terkenal bebas gluten ini tidak hanya mengandalkan bahan utama yang alami, tetapi juga mengandung cita rasa yang kaya dan menggugah selera. Berikut adalah 12 jajanan pasar tradisional yang secara alami bebas gluten, dan bisa Anda nikmati kapan saja.

1. Klepon: Sensasi Gula Merah Cair dalam Bola Ketannya

Klepon adalah jajanan pasar yang sangat populer di Indonesia, terutama saat bulan Ramadhan. Kue kecil berbentuk bola ini terbuat dari tepung ketan yang diwarnai dengan pasta daun pandan alami. 

Isian gula merah yang cair akan meledak manis di mulut saat digigit, sementara parutan kelapa menambah gurih rasa klepon. Selain rasanya yang khas, klepon ini juga aman dikonsumsi bagi mereka yang mengikuti diet bebas gluten, karena tepung ketan tidak mengandung gluten.

2. Lemper: Ketan Isi Ayam atau Abon

Lemper adalah camilan gurih yang terbuat dari beras ketan pulen, diisi dengan ayam suwir atau abon yang dibumbui rempah-rempah, kemudian dibungkus dengan daun pisang. Lemper ini aman untuk diet bebas gluten karena tidak menggunakan tepung terigu. 

Namun, saat membeli lemper, pastikan isian seperti abon tidak mengandung bahan pengental yang berisiko mengandung gluten. Lebih baik memilih lemper dengan isian ayam suwir rumahan yang lebih terjamin keamanannya.

3. Kue Putu: Kue Kukus dengan Gula Merah di Tengahnya

Kue putu adalah jajanan tradisional yang terbuat dari tepung beras, diisi gula merah, dan diberi aroma pandan. Proses pengukusan dalam bambu memberikan ciri khas pada kue ini, serta mengurangi risiko kontaminasi gluten. 

Kue putu tradisional yang menggunakan bahan-bahan alami seperti tepung beras, gula merah, dan pandan sangat aman bagi mereka yang mengikuti pola makan bebas gluten.

4. Getuk Lindri: Singkong Halus dengan Taburan Kelapa

Getuk lindri adalah jajanan khas Jawa yang terbuat dari singkong rebus yang dihaluskan. Singkong yang telah diberi gula dan sedikit garam ini dicetak memanjang dan dipotong kotak, kemudian diberi taburan kelapa parut. 

Getuk lindri bebas gluten karena bahan utamanya hanya singkong, gula, dan kelapa parut. Namun, perlu berhati-hati terhadap pewarna makanan yang digunakan, pastikan pewarna tersebut berasal dari bahan alami.

5. Cenil: Jajanan Kenyal dari Tepung Tapioka

Cenil adalah jajanan yang terbuat dari tepung kanji (tapioka) yang kenyal dan berwarna-warni. Cenil biasanya disajikan dengan taburan kelapa parut dan saus gula merah kental, menciptakan paduan rasa manis dan gurih. 

Karena bahan utamanya adalah tepung tapioka yang berasal dari singkong, cenil aman bagi mereka yang menjalani diet bebas gluten.

6. Kue Talam: Kue Kukus Lapis Dua yang Lembut

Kue talam memiliki dua lapisan, lapisan bawah biasanya berwarna hijau pandan atau coklat dari gula merah, sementara lapisan atasnya berwarna putih dari santan.

Kue talam tradisional terbuat dari tepung beras dan tepung tapioka yang bebas gluten, serta santan dan gula. Rasanya yang lembut dan gurih dari santan menjadikannya pilihan sempurna sebagai jajanan pasar gluten free.

7. Lupis: Ketan dengan Gula Aren dan Kelapa Parut

Lupis adalah jajanan manis yang terbuat dari beras ketan yang dibungkus dalam daun pisang. Setelah dikukus, lupis disiram dengan larutan gula aren dan ditaburi kelapa parut. Dengan bahan utama yang hanya beras ketan, gula aren, dan kelapa parut, lupis merupakan jajanan yang aman dan alami untuk diet bebas gluten. 

Proses pembuatan yang sederhana membuat lupis menjadi camilan lezat yang tidak berisiko terkontaminasi gluten.

8. Wajik: Ketan Padat dengan Gula Merah dan Santan

Wajik adalah jajanan tradisional yang terbuat dari beras ketan, gula merah, dan santan. Proses memasaknya dengan karamelisasi gula memberikan tekstur wajik yang padat, kenyal, dan lengket. 

Karena bahan dasar wajik hanya beras ketan, gula merah, dan santan, wajik adalah jajanan bebas gluten yang cocok untuk dijadikan pilihan camilan manis yang aman.

9. Bubur Sumsum: Bubur Manis Berwarna Putih atau Hijau

Bubur sumsum terbuat dari tepung beras dan santan yang dimasak hingga menjadi bubur lembut dan kental. Kuah gula merah yang disiramkan di atas bubur sumsum memberikan rasa manis yang menyegarkan.

Bubur sumsum aman untuk diet bebas gluten, namun pastikan topping tambahan seperti biji salak tidak menggunakan tepung terigu sebagai pelapis.

10. Kue Bugis: Ketan Isi Kelapa Parut dan Gula Merah

Kue Bugis terbuat dari ketan dengan isian kelapa parut yang dimasak bersama gula merah. Kue ini dibungkus daun pisang dan dikukus hingga matang. 

Kue Bugis ini bebas gluten karena tidak menggunakan tepung terigu dan hanya menggunakan bahan-bahan alami seperti ketan, kelapa parut, dan gula merah. Kue Bugis adalah camilan mengenyangkan yang sangat aman bagi mereka yang mengikuti pola makan bebas gluten.

11. Ketan Bumbu Serundeng: Ketan Pulen dengan Taburan Serundeng Gurih

Ketan bumbu serundeng adalah ketan pulen yang diberi taburan serundeng gurih. Serundeng terbuat dari kelapa parut yang digoreng dengan rempah-rempah. Ketan bumbu serundeng bebas gluten karena bahan dasarnya hanya beras ketan dan kelapa parut. 

Namun, pastikan serundeng yang digunakan tidak mengandung bahan tambahan yang berisiko mengandung gluten.

12. Ketimus: Singkong Parut dengan Kelapa Parut dan Gula Merah

Ketimus adalah jajanan khas Jawa yang terbuat dari singkong parut, kelapa parut, dan gula merah yang dibungkus daun pisang dan dikukus. Ketimus mirip dengan getuk, namun memiliki tekstur yang lebih lembut. 

Bahan-bahan yang digunakan dalam ketimus sangat sederhana dan aman untuk diet bebas gluten, yaitu singkong parut, kelapa parut, dan gula merah.

Tips Memastikan Jajanan Pasar Gluten-Free

Meskipun banyak jajanan pasar tradisional yang secara alami bebas gluten, kehati-hatian tetap diperlukan, terutama bagi penderita celiac atau mereka yang sangat sensitif terhadap gluten. Berikut adalah beberapa tips untuk memastikan jajanan pasar yang Anda beli benar-benar bebas gluten:

Tanya Penjual: Jangan ragu untuk bertanya tentang bahan dasar yang digunakan, apakah ada campuran tepung terigu atau bahan lain yang mengandung gluten.

Pilih Penjual Tradisional: Penjual jajanan pasar tradisional seringkali masih menggunakan resep turun-temurun yang lebih aman dan alami.

Hindari yang Digoreng Bersama Makanan Lain: Risiko kontaminasi silang sangat tinggi pada minyak goreng yang digunakan untuk menggoreng makanan dengan tepung terigu.

Waspadai Bahan Tambahan: Beberapa topping atau bahan tambahan seperti keju olahan atau pewarna makanan dapat mengandung gluten sebagai bahan pengikat.

Buat Sendiri: Cara paling aman adalah membuat jajanan pasar di rumah menggunakan bahan-bahan yang Anda pilih sendiri.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index