JAKARTA - Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) resmi mengumumkan pembaruan peringkat tim nasional per Senin, 19 Januari 2026.
Ini menjadi update kedua setelah peringkat terakhir dirilis pada 22 Desember 2025 lalu. Pembaruan berikutnya dijadwalkan pada 1 April 2026.
Metode perhitungan peringkat FIFA didasarkan pada akumulasi poin dari hasil pertandingan resmi yang telah dijalani setiap timnas. Sistem ini menambah atau mengurangi poin tim berdasarkan performa mereka di lapangan, termasuk hasil menang, kalah, atau seri dalam laga resmi.
Pembaruan ini menjadi perhatian besar bagi penggemar sepak bola Indonesia, khususnya dalam menilai posisi Timnas Garuda dibandingkan negara Asia Tenggara lain dan negara-negara top dunia.
Peringkat FIFA Indonesia 19 Januari 2026
Mengutip laman resmi FIFA, Timnas Indonesia tetap berada di peringkat 122 pada pembaruan 19 Januari 2026. Dengan kata lain, perolehan poin timnas Indonesia tidak berubah dibanding pembaruan 22 Desember 2025, yaitu 1144,73 poin.
Tetangga Indonesia, Malaysia, berada tepat satu peringkat di atas dengan 1145,89 poin, sedangkan peringkat 120 ditempati oleh Sierra Leone dengan 1149,10 poin. Korea Utara berada di posisi 119 dengan 1151,05 poin.
Dua peringkat di bawah Indonesia adalah Suriname di posisi 123 (1140,54 poin) dan Togo di posisi 124 (1140,35 poin). Kondisi ini menunjukkan posisi Indonesia masih relatif stabil dalam konteks global, namun masih kalah tipis dari beberapa negara tetangga di Asia Tenggara.
Dinamika Peringkat Indonesia Setahun Terakhir
Dalam setahun terakhir, peringkat FIFA Timnas Indonesia mengalami fluktuasi. Pada 19 Desember 2024, Indonesia berada di posisi 127 dunia.
Pada 3 April 2025, peringkat naik menjadi 123, lalu meningkat lagi ke posisi 118 pada pembaruan 10 Juli 2025. Namun, posisi ini menurun ke 119 pada 18 September 2025, dan kemudian ke posisi 122 pada 17 Oktober 2025.
Pada pembaruan 19 November 2025 dan 22 Desember 2025, Indonesia tetap bertahan di peringkat 122. Peringkat ini juga dipertahankan pada 19 Januari 2026.
Fluktuasi ini mencerminkan dinamika performa Timnas Indonesia, termasuk hasil pertandingan internasional, kualitas lawan, dan pengaruh pertandingan persahabatan maupun kompetisi resmi.
Analisis Performa Timnas Indonesia
Meskipun berada di peringkat 122, posisi ini menunjukkan kestabilan Timnas Indonesia dalam satu tahun terakhir. Poin yang dikoleksi Indonesia, yaitu 1144,73, masih kalah tipis dibanding Malaysia, yang memiliki 1145,89 poin.
Hal ini menjadi catatan penting bagi manajemen dan pelatih Timnas Indonesia, termasuk pelatih John Herdman, yang perlu fokus meningkatkan performa tim di kancah internasional agar mampu menembus peringkat lebih tinggi.
Media internasional pun menyoroti penunjukan Herdman, melihatnya sebagai peluang Indonesia memperkuat timnas dan meningkatkan peringkat global.
Peringkat Asia Tenggara
Melihat konteks regional, posisi Indonesia di Asia Tenggara berada di bawah Thailand (96, 1243,27 poin) dan Vietnam (108, 1189,51 poin), namun lebih unggul dari Filipina (136, 1090,95), Singapura (148, 1050,35), Myanmar (163, 990,81), Kamboja (179, 911,54), Brunei (188, 875,78), Laos (190, 871,16), dan Timor Leste (198, 835,55).
Dengan data ini, Timnas Indonesia masih memiliki peluang untuk bersaing lebih ketat di level regional, termasuk dalam turnamen resmi seperti Piala AFF dan kualifikasi Piala Dunia.
Perbandingan dengan Peringkat Dunia
Untuk konteks global, 20 besar negara teratas di ranking FIFA per 22 Desember 2025 adalah:
Spanyol: 1877,18 poin
Argentina: 1873,33 poin
Perancis: 1870,00 poin
Inggris: 1834,12 poin
Brasil: 1760,46 poin
Portugal: 1760,38 poin
Belanda: 1756,27 poin
Maroko: 1736,57 poin
Belgia: 1730,71 poin
Jerman: 1724,15 poin
Kroasia: 1716,88 poin
Senegal: 1706,83 poin
Italia: 1702,06 poin
Kolombia: 1701,30 poin
Amerika Serikat: 1681,88 poin
Meksiko: 1675,75 poin
Uruguay: 1672,62 poin
Swiss: 1654,69 poin
Jepang: 1650,12 poin
Iran: 1617,02 poin
Dari data ini, terlihat bahwa Timnas Indonesia masih perlu kerja keras untuk menembus level top 100 dunia.
Metode Perhitungan Ranking FIFA
FIFA menggunakan sistem penilaian berdasarkan hasil pertandingan resmi, termasuk kemenangan, kekalahan, skor akhir, dan tingkat kompetisi lawan.
Penambahan atau pengurangan poin dilakukan secara otomatis melalui algoritme FIFA yang memperhitungkan kualitas lawan serta signifikansi pertandingan. Sistem ini dirancang untuk memberikan peringkat yang adil dan mencerminkan performa tim di level internasional.
Target dan Harapan Timnas Indonesia
Dengan posisi saat ini, Timnas Indonesia diharapkan meningkatkan konsistensi dalam turnamen internasional. Kemenangan dalam pertandingan resmi akan menambah poin, sementara kekalahan bisa menurunkan posisi di ranking FIFA.
Pelatih John Herdman memiliki tantangan untuk membawa tim Indonesia naik ke peringkat yang lebih tinggi, khususnya untuk bersaing dengan negara tetangga di Asia Tenggara dan menembus level dunia.
Pentingnya Peringkat FIFA bagi Sepak Bola Indonesia
Peringkat FIFA bukan hanya soal angka, tapi juga berdampak pada undian turnamen resmi, peluang kualifikasi Piala Dunia, dan motivasi pemain. Posisi yang stabil dapat meningkatkan citra Timnas Indonesia di mata lawan dan publik internasional.
Selain itu, peningkatan ranking FIFA menjadi indikator keberhasilan pengembangan sepak bola nasional, termasuk pengelolaan pemain muda, pelatihan teknis, dan strategi pertandingan.
Timnas Indonesia bertahan di peringkat 122 dunia dengan 1144,73 poin. Posisi ini menunjukkan stabilitas, tetapi juga tantangan besar untuk meningkatkan ranking.
Dengan dukungan pelatih, pemain, dan manajemen, Indonesia memiliki peluang untuk menembus peringkat lebih tinggi baik di level Asia Tenggara maupun dunia.